Sabtu, 10 Desember 2011

Langkah 38 : Jalan Kaki Itu Sehat!!

Berpetualang!!.

Ya berpetualang bisa dikatakan hobby gw. Sudah menjadi keinginan gw sejak dulu. Kenapa begitu?. Karena eh karena, gw punya hobby jalan kaki. Kalau kata nyokap gw "Jalan kaki itu sehat!!" (Sambil mengepalkan tangannya). Sejak saat itu, setiap kali atletik di sekolah gw gak pernah lari. Lari sebentar, sisanya naik ojek sepeda..hahaha. Kebiasaan jalan kaki ini gw sadari saat pertama gw berkunjung ke terminal Tanjung Priok. Saat itu gw yang masih sangat imut ini belum tahu angkot nomor berapa yang bisa mengantarkan gw dengan selamat sentosa sampai pintu rumah. Walhasil, daripada gw bingung and gw takut diculik, gw putuskan untuk jalan kaki dari terminal itu sampai rumah gw yang letaknya di kelurahan Koja. Cukup jauh dan melelahkan membuat ketek gw basah tak terkira. Sesampainya dirumah, emak gw menyapa "naik apa nak sampai rumah?". Gw menjawab "jalan kaki". Seketika itu emak gw memeluk dan berkata kembali "bego kamu nak!". Yap, saat ini gw sadar bahwa hampir semua angkot di terminal itu melewati daerah tempat tinggal gw.

Saat SMA pun gw coba untuk berjalan kaki ketika pulang sekolah. Kalau kalian tahu Kantor Walikota Jakarta Utara, ya di dekat itulah sekolah gw berdiri dengan nama Yappenda. Dari sana gw jalan kaki sampai Ramayana Koja. Kira-kira jaraknya cukup membuat kaliam berpikir gw gak pernah dikasih ongkos jajan setiap harinya. Emang itu sih salah satu alasannya..hahaha. Yang lebih ekstrem lagi saat gw kuliah di daerah Kalimalang atau Raden Inten Jakarta Timur, yaitu di Universitas Darma Persada. Gw inget hari itu uang jajan gw tinggal 5 ribu rupiah. Daripada gw nyusahin orangtua dengan gak kuliah. Gw putuskan untuk berjalan kaki. Tempat tinggal gw waktu itu masih di Tanjung Priok Jakarta Utara. Dari sana gw putuskan naik angkot terlebih dahulu menuju terminal Pulo Gadung. Setibanya di terminal ongkos gw sisa 3 ribu rupiah. Gw pikir daripada gw naek angkot, lebih baik jalan kaki. Selain sehat, menghabiskan waktu hingga mata kuliah gw dimulai, sekaligus gw bisa melihat pemandangan debu-debu kontainer yang menusuk mata. Asikkkk bukan!!?. Jadi gw putuskan untuk berjalan kaki dari Pulo Gadung hingga kampus gw di daerah Kalimalang.

Setelah itu gw juga suka naik gunung, apalagi gunung yang hidup. Dan lebih suka tantangan. Gw coba terlebih dahulu baru rasakan resikonya kemudian. Just try it don't taste it. Ada beberapa petualangan gw dah di tulis di blog ini. Nanti saya lengkapi lagi yah.

See you!!
Published with Blogger-droid v1.7.4

Langkah 37 : The begining

Hola!!

Di langkah 37 ini dan seterusnya mudah-mudahan isi dari blog ini bisa menginspirasi, menambah semangat dan memberi ide-ide yang tidak biasa seperti ngangkat penggorengan pake idung akan muncul dan hinggap di diri para pembaca semuanya..aminn. Ayo semua teriak amin..!!! Aminnnnnn *diikuti sound effect tepuk tangan penggemar Smash.

Jadi teringat awal pertama kali gw memutuskan untuk menulis (mohon maaf curcol sedikit). Awalnya yaitu gw dikasih komik sama kakak perempuan gw. Judul nya Dragon Ball. Bagi yang gak tau komik itu, pleaseee deh gak gaul banget lo..hahaha. Kesan Pertama kali gw membaca komik itu adalah sangat imaginatif. Membuat diri gw yang duduk dikelas 1 SMP waktu itu berteriak "KAMEHAMEHA!!!" saat seorang teman ingin memukul gw. Walhasil muka gw tetep bonyok, Kamehameha tak kunjung keluar. Tapi edisi yang keluar sampai nomor 45 itu kalau gak salah (saat ini dah keluar versi Dragon Ball Z yah) cukup membuat diri gw kagum pada sang penulis yang mempunyai imaginasi sehebat itu. Sejak saat itu pula gw berubah jadi komik freak.

Dari komik, gw mencari bacaan yang lebih berat lagi yaitu novel. Novel yang pertama gw baca adalah novel karya dari penulis Jepang (gw lupa namanya, kalau gak salah Shincan) judulnya "Tegami". Garis besar cerita novel itu adalah bagaimana kita seorang manusia yang hidup ditengah masyarakat yang luas diterpa berbagai kesulitan yang ada. Dari ekonomi hingga dikucilkan. Tapi pada intinya bagaimana diri kita sendiri bersabar dan kuat menghadapi semua halangan itu dan merubahnya menjadi secercah cahaya yang mendampingi kita ke jalan yang lebih baik. Dan novel itu juga dituangakan dalam bentuk film dengan judul yang sama. Walhasil dari mulai gw baca tuh novel gw nangis guling-gulingan, pas gw nonton gw nangis sambil goyang kayang. Semakin besar hasrat gw untuk nulis. Plus ditambah gw baca novel Raditya Dika si Kambing Jantan. Karya yang apa adanya dalam hal penulisan, tapi amat menarik.

Ditambah saat ini gw kerja di sebuah media di Jakarta sebagai Jurnalis. Yah tersalurkanlah minat gw untuk menulis. Awalnya, gw bingung nulis apaan. Berita politik? Yang ada gw nulis sambil terlelap tidur. Kebetulan gw mulai dikirim ke beberapa daerah untuk meliput, yah timbul lah ide untuk menulis pengalaman gw di daerah-daerah itu. Petualangan-petualangan gw itu gw kumpulin di sebuah blog dan terciptalah dengan judul "Petualangan Orang Tua". Jadi mari kita mulai petualangannya!!!.
Published with Blogger-droid v1.7.4