Sabtu, 29 Januari 2011

Langkah 30 : Pedekate Itu Tidak Selalu Sukses (Apalagi Kalo Muka Anda Pas-pas an)

Hmm,,suka bingung gw kata-kata apa yang cocok untuk pembukaan. Jadi kita buka saja edisi kali ini dengan kata "Hmm". Ya, betul "Hmm" adalah sebuah kata yang mewakili perasaan bimbang, bingung dan heran. Kata "Hmm" ini sering diucapkan seseorang disaat mereka merasa bimbang, bingung dan heran (ini perasaan muter2 aja yah). Nah, apalagi kalo orang itu atau mungkin diantara kalian sedang melakukan Pedekate (Pendekatan ke orang yang kalian suka). Pernakah kalian sadari ?, kalau Pedekate itu gak segampang yang kalian bayangkan. Dari curhatan-curhatan yang didapat, hmm,,gw coba mengutip sebagian kata-kata yang dihasilkan dari curhatan-curhatan tersebut. DAn ternyata 90,9,9,9,9,9,9, persen kata-kata tersebut mengandung unsur pertanyaan ?. Data ini diambil dari BAdan Wahyudi Aduhay Seksi Sekali Republik Indonesia (BWASS). Kenapa angka tersebut besar sekali ?. Karena eh karena, sebagian besar orang yang melakukan pedekate pasti akan merasa bingung bagaimana mereka memulainya dan cemas apakah pedekate yang mereka jalani itu akan berakhir bahagia.

Mungkin bagi kalian yang merasa playboy ataupun merasa tidak pernah kesulitan melakukan pedekate,,eiiit tunggu dulu,,(ambil minum,,trus minum,,duduk,,garuk2 kepala) oke lanjut. Tunggu dulu mas, Pedekate yang sukses bukanlah pedekate yang berakhir dengan penerimaan saja. Tetapi pedekate yang menghasilkan cinta yang bener2 jelas, cinta yang bener2 gak palsu.

Bagi anda yang mempunyai wajah yang ganteng, kaya dan sangat-sangat sempurna sampai bulu keteknya pun lurus kaya dibonding, mungkin anda sangat puas ketika hampir 90 persen pedekate anda selalu berjalan sukses. Tapi apakah bener dia menerima anda 100 persen ?. Ini patut kita bahas setajam golok. Faktor-faktor yang mungkin mensukseskan anda dalam hal pedekate adalah sebagai berikut :

  • Kaya : Ya, faktor ini sangat penting untuk menggaet wanita atau pria manapun. KArena materi adalah hal yang sangat krusial bagi kepentingan hidup orang banyak (halah). Tetapi, banyak dari kita yang terlena akan hal ini. Dari penelitian yang gw lakuin selama bertapa di belakang rumah gw (Toilet), banyak pria merasa bangga mendapatkan pasangan dengan kekayaan yang dia punya, tapi apakah pacar anda bener2 melihat anda dengan hatinya. Ayolah bung. Bisa saja mereka menertawakan kita karena telah dibodohi. Satu kasus sewaktu gw SMS eh SMA. Sebut sajalah namanya Mawar. Mawar ini seorang lelaki (kenapa namanya harus mawar yah) yang sangat, boleh dikatakan sangat kaya menurut gw. Bapaknya sukses, ibunya sukses, kakaknya sukses, cuma pembantunya aja yang enggak (ya iyalah). Dari segi materi si Mawar ini sangat loyal kepada siapapun, kecuali sama yang sejenis dia (cowo). Yap, kalo ama cewe,,wuiiiihhh baeeee nya. Contoh kepelitan dia kepada para lelaki adalah saat istirahat sekolah pastinya dia makan, nah bagi yang kere kaya gw ini enaknya ngembat makanan punya temen. Saat gw minta tuh makanan, eh tak disangka pemirsa. Tuh makanan dia ludahin trus dia berkata dengan bejatnya "Mampus gak jadi minta kan lo,,hahahaha". Astafirugllah. Walhasil tetep gw minta juga. Nah lo kok jadi kesitu. Oke, jadi si Mawar ini kaya dalam materi lah yah, tetapi kekurangannya adalah fisik. Fisik si Mawar boleh dikatakan bagai pesumo Jepang campuran sama Pretty Asmara. Oke, suatu saat dia ini membawa pacarnya kerumah gw, rencananya waktu itu kita mau double date (keren sekali). MAsuklah dia kerumah "Tok,,Tok" Mawar mengetuk pintu. "Masuk, sekalian ajak masuk aja pacar lo dulu" Jawab gw. "Oke Way". Jawab Mawar. Sesudah itu datanglah gw menemui dia. "Mana Pacar lo ?" Tanya gw Penasaran. "Dia gak Mau masuk,,ntar gw tarik dulu" Jawab MAwar sekaligus membujuk pacarnya untuk masuk. "Ini Way,,Kenalin namanya Melati" terang mawar. "HAH,,busyet bulet pacar lo War" tanya gw. "itu tukang Bakso Way". Ya ampun sodara-sodara, kalau boleh dibandingkan dengan artis. Pacarnya mawar itu 11-12 sama Miyabi. wuiihhh pokoke (Maaf karena yang keinget saat nulis cuma si Miyabi). YA begitulah, tetapi itu tak berjalan lama. Karena yang gw denger mereka putus. Si Melati ninggalin si Mawar karena kebutuhannya sudah dipenuhi yaitu si Melati minta bayarin utang keluarganya.
  • Ganteng and Cantik : Faktor kedua yang dapat mensukseskan pedekate kalian adalah mempunyai fisik yang sempurna atau ganteng or Cantik. Sebagian besar orang lebih memperhatikan terlebih dahulu tampilan luar atau casing. Iya donk, males banget beli barang yang bungkusnya rusak. Kalo bisa ditukerin kalo gak gimana?. Lanjut, Kebalikan dari faktor pertama, kaya tapi jelek bisalah sukses dan ganteng tetapi miskin juga bisa sukses. MAsih dari kisah sewaktu gw SMA. Temen deket gw jadian sama cowo yang paling di idolakan sama semua cewe satu sekolah. Bayangkan, sampe anak-anak cewe kelas tiga pun turun ke kelas gw cuma buat ngeliat dan nannyain dia. Gw juga bayak sih yang nannyain, kalo bukan dari keuangan sekolah karena uang SPP gw nunggak atau emak kantin yang selalu nannyain gw "MAna si Wahyu,,kasian dia pasti lom makan hari ini" pengertian sekali kau emak memberiku utangan. NAh balik lagi ketemen gw, saat itu temen gw yang jadian ama coverboy ntuh curhat ama ke gw. Nah kesempatan gw nannya bagaimana kesan-kesannya jadian ama cowo seganteng dia, trus dia jawab "hahaha,,bego lo. Gw mah jadian ama dia cuma gaya-gayaan Way, ketemunya aja disekolah doang. GAnteng sih boleh, tapi kalo kere". Inilah pengakuan yang keji dari temen gua.
Oke tadi dua faktor yang mendukung pedekate kalian agar selalu sukses. NAh, bagaimana bagi anda yang tidak mempunyai faktor diatas ?. Kaya nggak, Ganteng juga Nggak,,hmm terjun aja ke got-got terdekat. NAh itu juga yang menjadi permasalahan di diri gw. Yang bilang gw ganteng ada sih, tapi cuma emak gw (itu juga dia langsung lari ke kamarnya and nangis karena tak jujur ama anaknya). Nah Kaya RAya,,haddeeehh jauhhhh. Tetapi walaupun hidup gw dalam keterbatasan, gw punya tips untuk kalian semua yang menderita kaya gw (sambil kepalkan tangan ke udara). Walaupun kita jelek and miskin. Kita harus buktikan bahwa kita bisa mendapatkan pacar yang lebih bagus untuk memperbaiki keturunan kita,,hahaha.
  • Jangan terlampau jujur
Banyak dari kita mengumbar kejujuran sewaktu pedekate. Hal ini wajar karena kita ingin terlihat jujur oleh calon pasangan kita dan tentunya mendapat nilai positif dari mereka. Tetapi ini juga bisa menjadi bumerang bagi diri kita sendiri. Misalnya, jujur dalam hal materi. JAngan sekali-sekali berbicara bahwa kita punya utang disana-sini. Utang sama rentenir, emak kantin, tukang kredit, abang nasgor, dan lain sebagainya. KArena niscaya, anda bakal ditinggal lompat ama mereka. Jujur dalam hal mantan pacar, hal yang ini jangan sampai kita terlalu jujur ama calon pasangan kita. Jujur dikit sih boleh, misalnya ceritakan satu saja mantan pacar kalian. Karena kalau sampai kalian ada 10 mantan pacar dan semuanya diceritakan, niscaya mereka akan menganggap kalian "udah jelek, miskin bo'ong lagi"..hahaha. Dan menceritakan 10 mantan pacar kalian juga bisa makan waktu berhari-hari dan blog gw gak bakal selesai-selesai.
  • Percaya Diri (Pede)
Rasa percaya dan semangat kalian harus tinggi. walaupun jelek, amit-amit, wuueekk, cuiiihh, tetapi kalian harus tetep percaya bahwa kalian terlahir di dunia ini untuk mendapatkan yang terbaik. Dalam segi jodoh juga begono. Kalau kalian liat cewe atau cewe ganteng and cakep. Jangan ragu untuk menculiknya jaga-jaga kalau gak diterima..halah. Jangan ragu untuk mengejar dan mendapatkannya. Kalau kalian yakin sama diri kalian niscaya kejelekan, keancuran dan kemiskinan kalian akan tertutup dengan kepedean kalian (Walaupun orang akan jijik ngeliat kalian). Oke,,HIDUP JELEK..!!!
  • Pantang Menyerah
Nah, ini hal terpenting yang dapat dilakukan kalian. Gak perlu muka ganteng, gak perlu mobil kinclong, tetapi dengan semangat pantang menyerah, kalian pasti bisa mendapatkan apa yang kalian inginkan. Ingat saat bangsa ini dijajah. Dengan semangat pantang menyerah bangsa ini terus berjuang sampai merdeka. (Theme Song : Indonesia Raya).
Walapun kalian nantinya ditolak, maju terus, terus maju. Terapkan prinsip muka tembok dalam usaha kalian. Ingat kalian berusaha dalam jalan yang baik yah. Nggak jaman tuh maen dukun lagi. Lagu mbah dukun aja dah gak Hits lagi sekarang. Jadi tetap lah berusaha dan berdoa. Minta kepada tuhan agar dibutakan matanya sehingga menerima kalian,,hahaha. Gw aja 3 x nembak baru diterima. Tadi kalo gak diterima, gw mau nembak banci aja di taman lawang. Eh terus gw mikir, gw gak punya duit, banci disana pasti minta duit. JAdi gw minta duit ama emak gw, eh terus nembak emak gw aja. Nah, dengan perjuangan seperti ini segala hal yang lo bakal rasain nanti ama calon pacar lo bakal indah. Lo bakal ada kenangan untuk di ceritain nantinya ama anak, cucu lo. Lo juga bakal puas dengan hasil yang didapat. Manteb lah..

Oke Pemirsa, semoga tips ini menjadi tips yang jitu dan berguna bagi anda. Sampai jumpa..BYuuurrr...


Ps : Bagi yang menjalankan tips ini terus gak keterima-terima. Coba nembaknya sambil megang pisau. Dijamin dia bakal teriak-teriaka and lari kegirangan..

Jumat, 14 Januari 2011

Langkah 29 : Jurnalisme Itu,,hmmm

Byuurr,,Byurrr,,,AWWWW...!!! (lagi mandi,,ceritanya)..

Ehm,,ehm.. maaf yah para pembaca yang baik hati karena pembukaan edisi blog kali ini agak kurang senonoh. Lagian kalo mo mulai bilang-bilang donk. Untung lagi mandi, kalo lagi ngubur mayat gimana (Ryan Sang Penjagal mode on). Anyway, di langkah 29 ini terlebih dahulu gw ingin mengucapkan Selamat Tahun Baru buat semua manusia yang ada di bumi ini. Maaf agak terlambat (terlambat banget kali) ngasih ucapannya dikarenakan saya yang banyak schedule ini harus bisa memilah-milah mana yang baik untuk tubuh dan mana yang tidak. Dari mulai syuting layar lebar, layar sempit, sampe perahu layar (jadi layarnya) gw lakonin. Pemotretan dimana-mana terjadi, mang terjadi dimana-mana sih, tapi gw gak ikut di poto. Ya begitulah pokoke. Dengan kegiatan-kegiatan yang gw alami dan tentunya semakin banyak di tahun kemaren, gw berharap di tahun 2011 ini kegiatan-kegiatan tersebut bisa gw kurangin tetapi pendapatan tetap bertambah,,(gimana caranya itu).

Kembali ke topik yang akan gw sampaikan di edisi kali ini. Yaitu mengenai Jurnalisme. Jurnalisme kurang lebih adalah profesi yang gw jalanin selama dua tahun belakangan ini. Jurnalisme mempunyai beragam arti dan definisi. Tetapi secara harfiah Jurnalisme berasal dari kata jurnalistik (journalistic) artinya kewartawanan atau hal-ihwal pemberitaan. Kata dasarnya “jurnal” (journal), artinya laporan atau catatan, atau “jour” dalam bahasa Prancis yang berarti “hari” (day) atau “catatan harian” (diary). Dalam bahasa Belanda journalistiek artinya penyiaran catatan harian. Dalam bahasa Betawinya "Journal et dah" yang artinya gw juga bingung (ini ngasal banget). Nah Istilah jurnalistik erat kaitannya dengan istilah pers dan komunikasi massa. Berhubung banyak pengertian yang ada dari kata Jurnalisme, gw mencoba menela'ah dan mencari sendiri apa itu pengertian Jurnalisme dari sudut pandang gw. Kali aja dengan adanya pengertian dari gw, orang-orang merasa sangat terbantu dan pada intinya gw tambah keren,,haha.

Oke, menurut gw Jurnalisme adalah sesuatu kegiatan yang dimulai dari mencermati, menulis, lalu dituangkan dalam suatu bentuk karya yang menarik dan berguna untuk disampaikan kepada khalayak banyak. Kita coba tela'ah kembali satu-persatu dari pengertian dan pernyataan yang gw buat mengenai Jurnalisme.

  • Kegiatan : kenapa Jurnalisme gw sebut kegiatan. Karena eh karena, Jurnalisme tidak akan pernah lepas dari kegiatan yang namanya meliput (peliputan) atau mencari berita. Bagaimana kalau mencangkul, membajak sawah dan menanam bibit padi ?. Itu juga kegiatan, tetapi bukan dalam konteks Jurnalisme. Bagaimana kalau menikah ?. ehm,,itu juga kegiatan, tetapi bukan dalam konteks Jurnalisme (kok jadi kesana yah). Jadi pada intinya gw menafsirkan, kalau seseorang disebut Jurnalis mereka harus melakukan kegiatan peliputan ini. Kalau mereka seorang Jurnalis tetapi hanya berdiam diri di kandang atau kantornya,,hmm itu bisa di sebut Satpam..haha.
  • Mencermati : Bisa dikatakan seorang Jurnalis yang melakukan peliputan disuatu kejadian dimanapun harus melakukan hal ini yaitu Mencermati apa yang terjadi, apa yang akan dilakukan atau bahkan seorang Jurnalis bisa menemukankan arah yang akan dituju pada kejadian tersebut. Seorang Jurnalis tidak bisa untuk tidak mencermati suatu kejadian yang mereka liput. Kalau itu terjadi, bah bagaimana pula suatu karya akan lahir dari tangan seorang Jurnalis tersebut. Tidur, mengobrol, makan popcorn (dikira nonton 21), bercanda, ketawa-ketiwi, maen bola, maen sepeda, memanjat pohon (lha) adalah hal-hal yang tidak boleh dilakukan seorang Jurnalis saat meliput. Niscaya, kalau hal-hal diatas dilakukan (terutama maen bola dan manjat pohon) anda sebagai seorang Jurnalis bisa diangkut satpam, digetok gayung dan bahkan dilempar keluar dari acara.
  • Menulis : Nah ini yang paling penting harus dilakukan dari semua seorang Jurnalis. Banyak cara dan banyak media untuk menuangkan setetes tinta atau segores codet (halah). Mulai dari kertas, laptop, papan tulis (bayangkan bawa itu ke peliputan), batu dan daun (kaya dijaman Homo Shapiens). Setelah seorang Jurnalis mencermati, dapat dipastikan mereka akan menulis apa yang mereka pelajari, lihat dan pandang. Jadi mencermati lalu menulis adalah hal yang sangat penting untuk seorang Jurnalis membuat sebuah karya. Jangan menggambar (dikira pelukis) atau bahkan mencoret-coret muka seseorang disebelah anda, tetapi gunakan lah waktu sebaik-baiknya untuk menuangkan ide dan informasi yang didapat dalam sebuah tulisan.
  • Karya : Sesudah mencermati lalu menulis, akhir dari tindakan yang dilakukan seorang Jurnalis adalah membuat sebuah karya untuk disampaikan kepada masyarakat banyak. macam-macam bentuk karya yang dapat dibuat seorang Jurnalis. Mulai dari laporan langsung, naskah dan bahkan sebuah program. Mulai dari televisi, radio, majalah dan koran mempunyai bentuk karya tersendiri yang bisa dihasilkan. Tetapi yang tak kalah penting disini adalah karya tersebut harus dibuat semenarik mungkin. Kita tak usah memalingkan muka dan munafik. Setiap media yang menyuguhkan pemberitaan atau informasi, selalu berlomba-lomba untuk menarik perhatian para pemerhatinya. Informasi yang berat, pinter, dan berbobot isinya bisa dikalahkan dengan informasi yang ringan dan simple tetapi dengan penyuguhan yang menarik. Buat apa kita buat informasi yang dikatakan berat dan berbobot tetapi tidak dimengerti atau bahkan tak disimak oleh para pemerhati atau disini kita sebut masyarakat banyak. Jadi buatlah anak yang bagus,,eh karya.
Gw sendiri selalu memegang teguh satu prinsip. "I don't know anything". Setiap kali gw meliput gw harus bilang kepada diri gw sendiri bahwa gw lom tau apa-apa mengenai isi acara apa saja yang gw liput. Tapi bukan berarti kita tidak mempunyai bekal sedikitpun untuk meliput acara itu yah. Informasi sekedarnya lah. Hal ini bertujuan untuk membatasi diri kita dari rasa percaya yang lebih, bisa merasa pintar dari narasumber tersebut.

Oke,,selesai sudah edisi yang bikin otak gw mengkerut. Besok-besok gak usah nulis yang begini lagi ah. Bisa servis otak gw. Bye...